Slider

Jejak Nabi

Jejak Ulama

Jejak Ksatria

Pejuang Wanita

Jalan Cinta

Tahukah Kamu

» » » Kemerdekaan Indonesia Bukan Hadiah Percuma, Tapi...

Oleh: Dedeng Juheri

Kemerdekaan Indonesia adalah pikiran, tenaga, harta, keringat, dan nyawa para syuhada. Berdarah-darah, bertahun-tahun, bahkan berabad abad lamanya rakyat melawan penjajahan. Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda, dan Jepang adalah perjuangan tak terlupakan sejarah.

Kemerdekaan Indonesia bukan hadiah percuma, melainkan hasil perjuangan nyata. Jerih, lelah, dan payah.

Bahu membahu para ulama, santri dan rakyat mengusir penjajah. Gagah berani. Dengan unik dan cara tersendiri.

Indonesia satu-satunya negara di dunia yang memperjuangkan hak kemerdekaannya dengan  jalan yang berbeda dari negeri terjajah lainnya.

Maksudnya?

ig @budiccline

Setiap negara berbeda cara merdekanya.

Pertama, hadiah dari negara penjajahnya. Kemerdekaan Filipina hadiah dari Amerika. Malaysia, Singapura, dan  Brunai Darussalam hadiah dari Inggris. Serta banyak lagi Inggris menghadiahkan kemerdekaan, di antaranya:

Afrika Selatan, Sudan, Swazilan, Zambia, Zimbabwe, Vanuatu, Tanzania, Australia, Bahama, Bahrain, Barbados, Balize, Bostwana, Kanada, Siprus, Dominika, Fiji, Gambia, Ghana, Grenada, Guyana, India, Irak, Irlandia, Jamika, Yordania, Kenya, Kiribati, Kuwait, Lesotho, Malawi, Maldives, Malta, Mauritius, Myanmar, Nauru, Nigeria, Qatar, Saint Lucia, Saint Kitt and Nevis, Saint Vincent and the Grenadiens, Seychelles,Sierra Leone, Solomon Island, Antigua and Barbuda.

Kedua, lepas dari negara induk. Biarpun sama-sama harus bertempur, tapi biasanya negara yang hendak merdeka memiliki kekuatan yang sama dengan induknya. Para pejabat negara yang hendak lepas, sebelumnya sudah menghitung kekuatan negara induk.

Di atara negara yang lepas dari induknya adalah: Belanda melepaskan diri dari Spanyol. Belgia  melepaskan diri dari Belanda. Amerika melepaskan diri dari Inggris. Namibia melepaskan  diri dari Afrika Selatan. Sri Langka, Pakistan, dan Bang Lades melepaskan diri dari India.

Ketiga, negara induk pecah. Uni Soviet runtuh, terpecah menjadi beberapa negara seperti Azerbeizan, Armenia, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgistan, Latvia, Lithuania, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, dan Ukraina.

Yogoslavia roboh, pecah menjadi negara-negara kecil seperti Bosnia Herzegovina, Albania, Kroasia, Makedonia, Serbia, Montenegro, dan Slovenia.

Cekoslovakia tumbang, pecah menjadi Czech dan Slovakia.

Keempat, negara tak pernah dijajah. Contoh negara ini adalah Thailan, bukan para penajah tidak berani tapi Thailand sengaja dibiarkan sebagai buffer zone atau batas penyangga.

Maksudnya?

Di dekat Thailand ada dua negara yang dijajah oleh Barat, agar tidak terjadi rusuh antara dua negara penjajah  karena berebutan wilayah jajahan, maka  dibiarkannya negara tersebut tidak disentuh oleh keduanya. Thailand dijadikan batas wilayah jajahan.

Pada waktu yang lain Afganistan dan Swiss pun pernah menjadi baffer zone dalam dunia imperialisme.

Nah, Indonesia unik kan?
Kemerdekaan RI bukan hadiah percuma, bukan melepaskan  diri, dan bukan pula karena negara penjajah runtuh. Tapi seluruh rakyat bersatu padu melawan penjajahnya. Berani adu jotos, duel,  dan timpuk-timpukan.

Selamat HUT RI. Merdeka.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar: